|
Written by Aryandi
|
|
Friday, 11 April 2008 |
|
Didalam kehidupan sosial ada banyak perbedaan, termasuk juga dalam kehidupan berumah tangga. Keluarga adalah contoh terkecil dalam melihat adanya banyak perbedaan yang terjadi, baik itu dengan sesama pasangan, hubungan antar anak dan orang tua, ataupun dalam bersaudara. Kita yang hidup dari satu orang tua, yang dilahirkan oleh Ibu yang sama ada banyak perbedaan, bahkan orang yang kembar pun masih memiliki perbedaan. Perbedaan adalah rahmat dan karunia dari Sang Pencipta dan perbedaanpun memiliki potensi energi positif dan negatif. Adalah tugas kita bersama bagaimana menjadikan energi positif tersebut berdayaguna tinggi dan merubah energi negatif menjadi sesuatu yang bermanfaat. Bukankah positif dan negatif adalah sesuatu kesetimbangan??? Sesuatu yang positif biasanya bermakna baik, namun sesuatu yang negatif belum tentulah hal yang tidak baik (jelek). Bisa jadi kita yang belum bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Disinilah kita menggunakan akal dan logika untuk mengolah energi negatif tadi menjadi sesuatu yang bermanfaat. |
|
Read more...
|
|
|
PERANAN HEPATOPROTEKTOR PADA PENYAKIT HATI KRONIK |
|
Written by Dr. H. Syafruddin A.R. Lelosutan, Sp.PD-KGEH, MARS
|
|
Thursday, 10 April 2008 |
|
PERANAN HEPATOPROTEKTOR PADA PENYAKIT HATI KRONIK Dr. H. Syafruddin A.R. Lelosutan, Sp.PD-KGEH, MARS Sub SMF Gastroentero-Hepatologi Departemen Penyakit Dalam RSPAD Gatot Soebroto – Jakarta PENDAHULUAN Dewasa ini banyak beredar obat-obat yang mengklaim-diri mampu menyembuhkan dan memperbaiki keradangan pada hati akibat penyakit jenis apapun di hati. Obat-obat ini dalam berbagai bentuk dan kemasan umumnya dalam dunia farmasi dikenal sebagai obat herbal (bahan biologi) dan bahan nutrisi farmaka (nutraceuticals). Herbalism (botanical medicine) dan nutraceuticals (nutrition pharmaceuticals) berfungsi sebagai pengobatan – suplemen – non-kausal dan non-antiviral pada penyakit hati kronik (PHK) atau hepatoprotektor, dikenal juga dengan sebutan complementary and alternative medicine (CAM). Penggunaan CAM, khususnya hepatoprotektor merupakan warisan budaya dunia yang sekarang telah dikembangkan berdampingan dengan pengobatan farmakologi modern – disebut pula sebagai pengobatan konvensional – dalam uji EBM (evidence-based medicine), standardisasi produk maupun uji klinik yang terus-menerus. |
|
Read more...
|
|
|
"LAPAU MAYA" Forum Alumni HMI Minang |
|
Written by dr. Fasli Jalal, Ph.D
|
|
Friday, 28 March 2008 |
|
"LAPAU MAYA" Forum Alumni HMI Minang Komunitas Minang merupakan komunitas yang lebih mengedepankan hubungan verbal (komunikasi lisan), sehingga banyak sekali ide, dialog, bahkan ‘pertengkaran’ yang tidak ter-recod dengan baik. Padahal dalam budaya Minang, dialog dan ‘pertengkaran’ itu memiliki peran yang sangat penting untuk melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang, sehingga ada pepatah “basilang kayu dalam tunggu, makonyo api iduik”. Jika dimasa lalu, orang Minang menjadikan mesjid, surau, lapau, dan forum-forum adat sebagai tempat untuk saling berdialog dan berlaku secara kritis. Pada masyarakat modern, pola komunikasi langsung seperti itu semakin sulit diwujudkan. Jadi disinilah peran dari website (dan milis) Forahmi ini, sebagai ‘lapau maya’ untuk menjembatani tersambungnya komunikasi antara sesama Alumnni HMI Minang. Untuk itu, maka website (dan milis) ini perlu diatur sedemikian rupa. Sehingga bisa memberikan kemudahan layanan kepada pengunjungnya. Selain itu, tentu diharapkan juga agar website (dan milis) Forahmi ini mampu memberikan sesuatu yang bermanfaat, dengan menyediakan informasi maupun isu-isu yang bernas (red-padat berisi). Bukan sebaliknya, hanya diisi dengan persoalan-persoalan remeh-temeh yang justeru membuat pengunjung menjadi merasa terganggu dan melelahkan. Selamat atas di-launching-nya website Forahmi... dr. Fasli Jalal, Ph.D |
|
Last Updated ( Friday, 28 March 2008 )
|
|
| | << Start < Prev 1 2 Next > End >>
| | Results 1 - 4 of 6 |
|
|
|
Kalender |
 |
August 2008 |
 |
|
|
|
Breaking News |
|
|
|
|